Senin, 19 September 2011

Cacar Air alias Cangkrang!!

Sedihnya aku setelah pulang mudik lebaran dari Pasuruan kemarin ayah sakit bintil2 dan gatal2. Tidak ada yang menyangka jika ayah bakal terkena cacar air atau cangkrang,sebab biasanya penyakit ini mengenai saat masa kanak-kanak atau remaja. Awalnya kita mengira ayah alergi makanan sebab selama di Pasuruan sering masak masakan sea-food,begitu pulang Kediri lalu ayah segera memeriksakan diri ke dokter,hasil pemeriksaan dengan sah dan meyakinkan ayah divonis kena penyakit varicella atau lebih dikenal dengan nama cacar air alias cangkrang,huaaa..kasian sekali engkau suami-ku.

Karena dinyatakan terkena cacar air-cangkrang dan baru ada tanda2nya,maka oleh dokter ayah disarankan tidak masuk kerja dulu selama +/- satu minggu,akhirnya kesepakatan mereka ber-dua,dokter memberikan surat keterangan sakit selama 5hari terhitung hari selasa-sabtu tanggal 6-10September kemarin itu. Ternyata cacar air sekarang memang lagi musim sebab panas kemarau panjang menjelang pancaroba hingga kualitas udara dan air yang sedikit menurun hingga virus dan kuman bisa mudah berkembang merupakan salah satu penyebab banyak orang terserang cacar air-cangkrang,penyakit ini disebabkan oleh virus Varicella-Zoster menyerang daya tahan tubuh manusia dan yang paling menyedihkan adalah penyakit cacar air atau cangkrang ini mudah dan gampang menularrr!!

Sebenarnya ayah sudah berusaha sebisa mungkin untuk tidak terlalu dekat dengan Dimas,tapi mana mungkin..Dimas kan anak ayah,kemungkinan besar dia bisa tertular. Sedangkan aku pernah terkena cacar air-cangkrang saat masih duduk dibangku SD kelas 5,aku ingat saat itu aku absen sekolah lebih dari seminggu. Was-was juga bagaimana dengan kondisi Dimas tetapi hingga ayah mulai membaik keadaan Dimas baek2 saja.. Lha-dhalah begitu ayah mulai sehat,Dimas mulai ada tanda bintil2,gatal-malas makan-sumeng..ooh tidak Dimas-ku tertular cacar air,hiks.. (betapa kasian Dimas,dia masih kecil usia 22bulan)

Hari2 pertama sakit cacar air-cangkrang,Dimas sangat rewel dan gelisah,mungkin badannya terasa panas dan gatal. Alhamdulillah saat ini kondisi Dimas sudah mulai membaik dan dalam masa pemulihan,cepat sehat dan sembuh anak-ku.. Dengan cepat berobat ke dokter-cukup istirahat dan minum obat teratur dan menjaga kebersihan merupakan solusi yang terbaik. Pastinya kemarin itu,selama 2-3hari aku dan ayah kurang tidur sebab gantian menemani Dimas yang tidak enak-tidak nyeyak tidur. Untuk tugas selanjutnya,sebisa mungkin dan sesering mungkin mengobati bekas bintil2 dan bopeng2 agar tidak berbekas atau minimal bekas jadi tersamar. Menurut info dan cerita dari orang2 sekitar kemungkinan bekas cacar di tubuh Dimas bisa hilang seiring dia tumbuh besar tapi kalau bekas cacar di kulit ayah sepertinya rada susah hilang sebab jaringan kulit pada orang dewasa telah terbentuk sempurna. Sekedar mengingatkan jangan pernah meremehkan penyakit cacar air-cangkrang ini,memang terlihat penyakit kulit biasa tapi bisa berdampak luar biasa!!
Ayah dan Dimas 
(foto sengaja digelapkan u/ menyamarkan bekas cacar-cangkrang)

Karena punya sedikit pengalaman masalah cacar air-cangkrang dan merawat dua orang serumah yang jarak waktunya berdekatan,ada sedikit saran dan tips dari Mamamia u/ teman-kawan semua. Jika ada anggota keluarga terkena sakit ini sebaiknya hindari kontak dengannya minimal 2minggu sampai yang bersangkutan sembuh benar. Jika terlanjur tertular,segera ke dokter u/ mendapatkan resep obat yang tepat (seperti kemarin aku,u/ panas bisa menggunakan Dumin,u/ gatal menggunakan acyclovir,u/ supaya bisa tidur menggunakan CTM atau bisa juga menggunakan bedak bayi u/ meredakan rasa gatal---bukan bedak gatal biasa sebab bisa menambah rasa panas di kulit). Saran orang2 menggunakan parutan jagung muda hanya berlaku u/ ayah sedangkan Dimas tidak,tetap boleh mandi tapi tidak sering dan dianjurkan menggunakan larutan antiseptik pada airnya,hindarkan menyajikan makanan yang bisa menimbulkan efek rasa gatal,potong dan rapikan kuku tangan-kaki penderita,sering ganti baju-handuk dan jangan dicampur dengan yang laen,sesedikit mungkin beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka. Saran di atas bisa dipraktekkan dan semoga bisa membantu siapa saja yang terkena penyakit ini dan bisa segera sembuh. Kuncinya jika menderita sakit varicella-cacar air atau cangkrang ini adalah harus extra sabar u/ bisa sembuh dan sehat lagi..

Note: aku sengaja langsung menulis postingan uneg2-ku tentang cacar air atau cangkrang ini,tadi sore baru saja aku mendengar berita duka dari teman baik sekaligus masih saudara jauh dengan-ku "Septya Rebecca" anak lelaki ke-2nya yang baru dilahirkan pada selasa 06September kemarin,kemarin minggu 18September meninggal dunia akibat terlambat deteksi dan penanganan sakit cacar air,tragis sekali..sungguh luar biasa akibat yang ditimbulkan pada bayi baru lahir,usia bayi belum genap 2minggu (ditenggarai virus varicella-zoster telah menyebar ke bagian paru2 dan otak si-kecil) U/ Rebecca dan keluarga,semoga tabah-sabar-kuat dan ikhlas atas cobaan ini,mungkin semua ini takdir dan jalan terbaik u si-kecil "Ahmed Rasheed Ashida" semoga dia tenang dan damai "di-sana" amien3x.. Sekali lagi aku turut berduka cita dan ikut berbela sungkawa. Innalillahi wa innaillaihi rajiun..

8 komentar:

  1. innalillahi wa innaillaihi rajiun..
    ternyata penyakit cacar menyakitkan ya Mbak...perlu penanganan secepatnya supaya gak fatal

    BalasHapus
  2. ya mas sofyan,penyakit cacar keliatannya biasa tapi bisa mengerikan dampaknya,semakin kecil terkena makin berbahaya sebab blm dapat imunisasi,maka waspadalah dan secepatnya terdeteksi jika ada tanda2nya..hati2 mas,sekarang lagi musiman..

    BalasHapus
  3. Innalilahi wa inna ilahi roji'un..
    mbak mia turut berduka cita atas meninggalnya putra sahabat/kerabat mbak mia, sedih saya bacanya..iya mbak kemarin juga disini mewabah, kinan langsung saya imunisasikan, agak mahal sedikit nggak papa tapi saya merasa aman dan nggak was was, setidaknya kalopun kinan kena dampaknya nggak sedahsyat kalo belum diimunisasi, imunisasi cacar air/varicella ini emang nggak dapat subsidi dari pemerintah jadi masih mahal dan juga masuk daftar imunisasi yang tidak diwajibkan oleh IDAI..., jadi harus ke RS atau dokter anak, alangkah lebih baiknya kita mencegah dari pada mengobati...kasusnya ke khawatirannya kemarin sama kayak kekhawatiranku sama kinan mbak...akhirnya diputuskan diimunisasikan itu..
    btw, maaf telat tapi mumpung masih syawal "MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN" untuk keluarga mbak mia dari keluarga mama kinan, maaf baru bisa bw skg balik dari mudik mbak..benernya pingin juga mampir ke kediri, (cuma lewat aja Kemarin) tapi waktunya yang sempit, nggak terealisasi, pingin juga kontak mbak mia waktu itu mau tanya toko mainan dikediri yang jual boneka barney kayak punya dek dimas itu dimana, punya kinan hilang dalam perjalanan mudik kemarin...tapi alhamdulilah skg dah beli lagi dibatam, masih dengan harga 70 ribu....
    waduh ini koment apa email..maaf maaf mbak..
    semoga dek dimas cepet sembuh yah...sehat sehat selalu yah :)

    BalasHapus
  4. cepet sembuh ya mbak, buat ayah dan anaknya,
    temen saya juga kena cacar air juga.
    salam kenal mbak. #kunjungan pertama ^^v

    BalasHapus
  5. anakku : Abdurrahman Haafizh Mudzakkir, lahir 5 september 2011, mulai kena cangkrang 19 september dan alhamdulillah hari ini 27 september sudah 90% sembuh. (Ummu Hani : http://aqiqah-barokah.blogspot.com )

    BalasHapus
  6. Anak saya juga baru sembuh dari cangkrang setelah seminggu gak masuk sekolah.

    BalasHapus
  7. lagi info tentang cacar air di SIHAT SELALU - Cacar Air (Chicken Pox)

    BalasHapus
  8. ya kami sekeluarga ikut berbela sungkawa, semoga yang pergi diberi lapang jalan ke ahirat dan diampuni semua salah dan dosanya,dan yang ditinggal diberi ketabahan amiiin, ni anak sy juga lagi sakit cangkrang baru 3-4 hari ya mungkin kelelahan abis kegiatan di kampus, ya sy mandiin ma air garam n minum madu,panasnya saya kasih dumin gizinya dipacu 2 hari kok Alhamdulillah berkurang,semoga ini bisa dimanfaatkan yg lain

    BalasHapus