Kamis, 21 Oktober 2010

Tingkepan,Sabtu 25 Juli 2009

Tingkepan,Sabtu 25 Juli 2009
prosesi Tingkepan merupakan budaya Jawa,didalam acara tersebut terkandung makna bersyukur atas perjalanan suatu kehamilan setelah kandungan menginjak usia 7bulan, saat janin telah mempunyai "ruh" dan bisa saja setelah 7bulan dilahirkan prematur. Berikut prosesi Tingkepan anak-ku Dimas tahun kemarin,smoga bisa bermanfaat dan bisa memberikan masukan bagi yang akan mempunyai acara tersebut,amien..
kartu ucapan terimakasih
  • Pertama kalinya diadakan proses sungkeman kepada kedua orang tua-mertua dan kepada para orang2 yang di-tua-kan oleh keluarga kita,meminta ijin akan melaksanakan acara tingkepan ini.
prosesi sungkeman
  • Selanjutnya,kami berdua bersama ibu-ku masuk ke dalam kamar mengambil buah kelapa yang telah digambari tokoh "Janaka dan Srikandi" yang berarti anak lelaki dan perempuan kemudian digendong oleh ibu-ku keluar dari kamar.
gendong kelapa
  • Selanjutnya perut-ku dilingkari oleh daun pisang yang diikat dengan tali putih atau "rawe" lalu dipotong oleh ayah-ku dengan menggunakan sabit,yang berarti anak yang dikandung siap untuk dilahirkan atau tali pusat bayi siap dipotong dari ibu-nya.
potong tali putih "rawe"
  •  Dahulu saat kami menikah tidak ada prosesi "siraman" karena-nya proses dimandikan dilakukan oleh kami berdua,aku dan suami-ku. Kami dimandikan oleh 7 orang secara berurutan dan bergantian,mulai dari orang tua kami-nenek-budhe-bulik ataupun kakak dan saudara-saudara kami laennya.
mandi aer kembang
  • Setelah mandi air kembang selanjutnya aku berganti baju kebaya dan jarit yang telah disiapkan sebanyak 7kali,tidak dipakai beneran hanya yang telah dipilih sebelumnya saja yang akan dipakai. Oleh ibu pembimbing acara para tetamu diminta menyebutkan pakaian mana yang paling pantas dipakai,maka kebaya dan jarit yang telah disiapkan yang dibilang pantas diurutan paling akhir. Arti dari prosesi ini telah 7 bulan lamanya janin dalam kandungan ibu dan telah pantas dan siap untuk dilahirkan sampai waktunya tiba. (harapannya bayi lahir cukup bulan)
ganti kebaya dan kain jarit 7kali
  • Kemudian setelah berpakaian rapi,selanjutnya membelah kelapa oleh suami yang tadi digendong oleh ibu-ku dengan menggunakan sabit yang juga telah dipakai oleh ayah-ku. Di kulit kelapa telah terdapat gambar perumpamaan anak yang akan dilahirkan lelaki atau perempuan dalam tokoh wayang "Janaka dan Srikandi",dan suami-ku membelahnya pada gambar Janaka sehingga besar kemungkinan anak lelaki  kelak yang akan aku lahirkan nanti.
belah kelapa
  • Acara selanjutnya adalah berjualan "Dawet Ayu" dan "Rujak Manis" yang dibeli dengan uang tanah liat dibungkus uang rupiah  sebagai simbol jual beli sesungguhnya. Jika rasa kedua minuman dianggap kurang enak berarti anaknya lelaki sedangkan jika minuman berasa enak dan manis artinya anak perempuan. (padahal menurut yang membuat minuman itu sudah dianggap enak)
jualan dawet ayu dan rujak manis
  • Uang hasil jualan tadi kami hitung bersama,artinya segala materi dan tenaga serta perhatian kasih sayang kami berdua akan tercurah kepada anak yang ada dalam kandungan-ku ini.
menghitung uang
  • Kemudian suami-ku memecahkan kendil dari tanah liat yang telah berisi bunga dan beras kuning,maknanya kami dan keluarga telah siap menerima kelahiran jabang bayi ini serta harapan anak ini kelak berbudi baek serta mengharumkan nama keluarga.
pecah kendil
  • Dan pecah kendil itu,artinya selamat datang anak-ku selamat datang di keluarga besar ini dan harapan kami anak dalam kandungan ini tepat lahir pada waktunya,cukup bulan atau setelah 9bulan nanti.
kendil-pun pecah

Demikian rangkaian acara Tingkepan yang tahun kemarin aku jalani Alhamdulillah anak-ku lahir sesuai jadwalnya 9bulan 9hari dan ternyata hasil dari keseluruhan prosesi tingkepan yang menunjukan bahwa anak yang dalam kandungan-ku adalah lelaki sama dengan hasil USG selama ini yaitu lelaki juga.
Dan dalam proses kehamilan-ku terjadi penambahan berat badan yang cukup drastis dimana dari sebelum hamil sampai aku detik2 melahirkan terjadi penambahan 22kilo ==>wowww,luar biasa bukan!!
Sekedar saran bagi siapa saja yang akan ataupun dalam proses mengandung, jagalah berat badan kalian yang mana normal range penambahan berat badan selama kehamilan adalah 10kilo hingga 15kilo (berdasarkan info buku dan saran dokter kandungan) jika terjadi kenaikan berat badan luar biasa seperti yang aku alami,maka akibatnya cukup susah untuk kita kembali ke bobot awal,hmmm...

Semoga bahasan tentang Tingkepan  ini bermanfaat bagi siapa saja,..

4 komentar:

  1. May, aku njaluk dawet e!!!!

    BalasHapus
  2. hehehe,..
    elsa bisa ae,moga bisa jadi masukan n referensi siapapun..

    BalasHapus
  3. aq jd kepengen nih..sayang dulu aq gk pke acara begituan hiks..hiks,btw dah aq kirim programx lwt email ,cek email ya..

    BalasHapus
  4. aku pisan ma..... dawet 4 porsi kirim ke surabaya

    BalasHapus