Rabu, 29 September 2010

Sebuah Kisah Klasik

Aku punya sahabat,alhamdulillah persahabatan kami terjalin baek
sampai saat ini. Dewi Agustina Purnamasari namanya atau sekarang  
Dee Indrasta nama bekennya hee.. Kami berteman sejak duduk dibangku  
SMP meskipun saat itu kami tidak begitu dekat,memasuki bangku SMU
kami berpisah sekolah tapi aku tetep berhubungan baek dengannya sebab
dia satu tempat kost dengan sahabatku,Hj.Elsa Nur Sholekah

Tak disangka kami satu universitas di Malang,Universitas Muhammadiyah
Malang (UMM),satu fakultas satu jurusan satu konsentrasi bahkan satu kelas
dengan Dewi. Fakultas FISIP jurusan Komunikasi konsentrasi PR kelas B.
Suatu ketika akhirnya aku satu tempat kost meskipun berbeda kamar,pastinya,..
bukankah kalo berteman harus ada waktu pribadi agar tidak ada gesekan bukan?
Aku begini dan dia begitu.

Dewi lulus kuliah lebih dulu, sebab saat itu aku memilih bekerja sambil
kuliah akhirnya planning lulus kuliahku mundur. Dan aku-pun lulus kuliah 2 tahun
setelah Dewi. Dan Dewi pun memberiku jalan pekerjaan baru setelah kontrak
kerja-ku di perusahaan yang lama selesai,terimakasih kawan,..

Yang paling aku ingat dari persahabatan kami selama ini, mulai dari canda tawa,
senang susah,sedih bahagia sampai cerita cinta kami berdua saling berbagi,
saling cur-hat bahasa kerennya. Yang jelas kita tidak pernah naksir atau suka satu
cowok yang sama sebab kita berbeda selera,hee.. Dulu dan sekarangpun kami masih
sering berhubungan,telephon-sms-catting sampai FB bahkan yang mengajak-ku
buat blog itu Dewi salah satunya. Sekarang kami sudah berbeda kota,kami telah
sama2 menikah tapi yang bikin aku bahagia dan senang sekali,Dewi dan Yopie
suaminya selalu menyempatkan mampir kerumah jikalau pulang ke Kediri.
kami semasa kuliah,di-kebun teh Singosari Malang
kami saat bekerja di Sony Ericsson Kediri
saat pernikahanku,aku dan Dewi action terusss!!!
 sewaktu maen ke smu-ku dulu Smuda Kediri
 kami maen2 ke Soner setelah resign kerja

Terimakasih ya Dee Indrasta,sahabat-ku bolo plek-ku
semoga persahabatan kita langgeng selalu,awet-langgeng sampe nanti
semoga menjadi sebuah kisah klasik tentang kita dikemudian hari

4 komentar:

  1. Maaaaaaaaaaaayyy...
    ojo menyebutku Hj.Elsa.
    sawangane aneh ae.
    malu aku May
    meskipun sudah pernah haji, gak usah ditunjuk-tunjukin ke semua orang gitu.
    aku malah malu.
    sungkan!!!

    BalasHapus
  2. oke deh elsa boloplek-ku,aku akan lalukan sesuai permintaan-mu kawan!!

    BalasHapus
  3. salam kenal ya Mia..
    Kalo ke Kediri InsyaALLOH pengen mampir dweh, tapi blm tau alamatnyaa hihi.. soale dari nge-blog daku pun pernah ktemu Jeng Elsa di Jombang :-)

    BalasHapus
  4. salam kenal juga mbak mei,iya mari mampir kediri.. anda benar si-yellow itulah yang bikin saya kenal banyak orang dan bisa bikin blog,ini masih belajar,hee..

    BalasHapus