Rabu, 01 September 2010

Seandainya aku mampu ASI

Kawan,tulisan ini adalah curahan hati-ku 
yang sebenarnya sakit hati dan nelangsa sekali 
sebagai seorang ibu aku "kurang mampu" memberikan segala
yang terbaik untuk buah hati-ku,untuk anak-ku.

Sejak anak-ku lahir produksi ASI-ku memang kurang lancar padahal secara fisik aku 
yakin pasti bisa!! Tapi ternyata aku tidak bisa. ASI-ku kurang bagus dan tidak lancar 
istilah jawa-nya"Gak Bancar"

Segala macam cara telah aku coba mulai dari ke dokter untuk minta obat khusus 
pelancar ASI-minum jamu gebyokan-makan marning-makan bengkoang-
makan jagung bakar-makan sayuran hijau-minum sprite  pokok apapun 
kata orang aku coba bahkan aku sampe dateng ke dukun bayi,ASI ku memang 
keluar tapi sedikit aku menyusui anak-ku 1,5 sampe 2,5jam 
dia tidak merasa kenyang bahkan akhirnya aku sadur susu formula 
oooh tidak,kenapa ini bisa terjadi??

Anak-ku lahir dibulan November'09,sampe akhirnya dibulan Februari'10 saat dia 
berumur 3bulan,aku terkena Demam Berdarah (DB) yang mengharuskan aku 
opname di rumah sakit selama 5hari itulah awal bencana itu terjadi.dari aku tanda2 
sakit sampe aku sembuh hampir 2minggu aku jaga jarak dengan anak-ku dan aku
tidak menyusuinya sama sekali ==> dia menolak-ku saat aku berusaha menyusuinya,
aku menangis dan dia pun menangis,sakit hati-ku saat anak-ku menolak tapi apa 
daya semua telah terjadi dia tidak mengenal ASI-ku lagi,maafkan aku sayang..

Miris rasanya melihat kaleng2 bekas susu dia,bayangkan seandainya aku mampu 
memberikan ASI,pasti orang2 tidak akan tersenyum mengejek-ku atau ucapan 
yang menyindir-ku (itu menurutku)"wah,kalengnya bisa buat tembok"--
"pantes ibunya gemuk,kamu g ASI sich"--"gpp kan uang-mu banyak"
--"kamu sich kurang telaten"--"kamu kurang sayur"dll..
rasanya nelangsa,mengapa aku tidak mampu seperti mereka,hiks-hiks..
kaleng bekas susu Dimas sejak lepas ASI-ku,usia 0-6bulan
kaleng bekas susu Dimas mulai usia 6-12bulan
Kawan bukannya foto itu promosi atau apa,bayangkan berapa rupiah yang aku
buang dan berapa banyak waktu untuk membuatnya terlebih dulu atau jika aku
harus bepergian betapa ribet dan repotnya. memang keuntungan dari susu
formula itu sendiri,semua orang dapat membantu menyiapkannya tanpa
tergantung dengan keberadaan kita,sebagai ibu-nya.

Tapi untuk pilihan menggunakan dan memilih susu formula jika terpaksa atau
karena keadaan memang tidak dilarang,semua memang kembali kepada pilihan
kita masing2. (saya menulis ini tanpa ada maksud apapun)

Ya dengan menuliskan sebagian uneg-uneg ku,rasanya sedikit berkurang beban-ku.
saran-ku u para calon ibu ataupun bagi ibu baru jaga kesehatan kalian sebaik-
baiknya,banyak makan sayuran dan minum air putih,tetaplah terus berusaha
menyusui anak kalian jangan cepat menyerah seperti aku.
Ingatlah ASI adalah makanan yang terbaik untuk anak kita
selainmembuat dia lebih sehat,lebih kuat serta membuat hubungan antara
ibu dan anak akan semakin erat,dan satu lagi bonus bagi kalian jika mampu ASI
adalah kalian akan cepat kembali ke bobot awal (langsing lagi) menarik bukan??
Aku harap tulisan-ku ini mampu menginspirasi calon ibu dan ibu baru
yang ASI-nya masih kurang lancar serta mencegah adanya 
penyesalan dikemudian hari seperti yang pernah aku alami.

Nb:seandainya aku bisa begini sampai
         usia Dimas 2tahun,betapa indahnya
     (foto diambil sehari setelah dimas lahir)

1 komentar:

  1. kata Ibuku, awalnya memang asi susah keluar. tapi memang harus dipaksa terus..maksudnya si bayi harus disuruh nyusu terus.. lama lama akan keluar. kalo gak dirangsang gitu ya gak keluar

    aku sih cuma mendengar percakapan percakapan aja. hehehe
    belom pengalaman may

    BalasHapus