Jumat, 24 September 2010

Melati untuk Mbah-Ibu

Martini itu adalah nama almarhumah nenek-ku,ibu dari ibu-ku. Beliau telah meninggal dunia kira2 sekitar 5bulan yang lalu dikarenakan sakit kompilkasi dan usia beliau yang mulai senja. Nenek-ku meninggal di usianya yang ke-78tahun 
(Senin Pahing 17 April 1932 - Rabu Legi 29 April 2010)
nenek-ku semasa hidupnya

Nenek-ku sangat menyukai bunga melati,dulu semasa beliau ada sering kali membawa dan menciumi bunga melati, kemana saja ditangannya selalu membawa bunga melati. Sampai-sampai beliau menanam sendiri tanaman bunga melati di halaman rumah, dipekarangan sampai ditrotoar depan rumah. Dan saat ini tanaman yang ditanam beliau tinggal satu pohon saja sebab yang lainnya terpaksa dipangkas karena suatu hal,jadi tinggallah satu tanaman yang ada dipinggir trotoar jalan depan rumah itu. Alhamdulillah sebagai kenangan bagi kami semua..
tanaman melati dipinggir trotoar depan rumah

Trimakasih nek,trimakasih mbah ibu engkau telah mengajarkan pada kami cinta akan tanaman,menanam-menjaga-merawat dan menyayangi bunga dan tanaman sekitar kita.Senangnya ternyata bunga melati depan rumah jika berbunga,banyak orang yang suka selain aku-ibu ku dan sodara2ku yang memetiknya terkadang orang2 yang melintas depan rumah juga memetiknya,tiap pagi bunga-melati bermekaran dengan indahnya. Sekali lagi trimakasih mbah ibu,bunga melati ini untuk-mu....

1 komentar:

  1. Hai Friend, apa khabar?
    Saya buat postingan baru nich.
    Kalau sempat silahkan mampir di blog saya, yaa…
    http://sosiomotivation.blogspot.com
    Kita bisa berbagi tentang motivasi.
    Selamat menikmati, semoga bermanfaat.
    Thanks.

    BalasHapus